“Karena diakui atau tidak oleh para pihak-pihak yang tidak setuju, yang pasti kami punya fakta dan data akibat pornografi anak-anak jatuh korban. Yang pertama, korban ketergantungan. Kedua, korban menjadi pelaku yang dipicu oleh materi pornografi karena banyak anak-anak yang menjadi korban perkosaan. Orang boleh tidak percaya karena video pornografi, banyak korban perkosaan. Tapi silakan tinjau ke lapangan. Akibat nonton video itu telah memicu, memacu, ada itu yang saya sampaikan tidak ke penyidik. Masalah hukum kami serahkan ke penyidik, tapi masalah data dan fakta tadi juga harus dipertimbangkan. Maka polisi harus memproses kasus pornografi sampai selesai,” ujar Hadi saat ditemui sesuai mendatangi Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (7/7) sore.
KPAI: Tak Butuh Ahli Untuk Melihat Kebenaran Pelaku Video Mesum
-
by Tim KPAI
- Categories: Video
- Tags: Pelecehan AnakPemerkosaan Anak
INFO TERKAIT
Mudik Gratis BUMN 2025, KPAI Soroti Keamanan Anak di Perjalanan
Ditayangkan oleh Humas KPAI 27 Maret 2025
Mudik Gratis di Kramat Raya: Evaluasi Positif dan Tantangan Keamanan Anak yang Perlu Diperbaiki
Ditayangkan oleh Humas KPAI 27 Maret 2025
Konf Pers: KPAI Rekomendasikan Mudik Lebaran 2025 Ramah Anak
Ditayangkan oleh Humas KPAI 27 Maret 2025
KPAI Imbau Keluarga Jaga Kesehatan Anak Selama di Kampung Halaman
Ditayangkan oleh Humas KPAI 24 Maret 2025