Jakarta, 27 Maret 2025, – Program Mudik Gratis yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI), Bank Syariah Indonesia (BSI), dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Kramat Raya 164 mendapatkan pengawasan langsung dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk memastikan kualitas pelayanannya, terutama bagi pemudik dengan anak-anak. Meskipun banyak hal positif yang teridentifikasi, beberapa kekurangan ditemukan dan perlu perbaikan untuk meningkatkan kenyamanan dan perlindungan anak-anak di masa mendatang.
Anggota KPAI, Ai Rahmayanti saat melakukan pengawasan mengatakan, “Kami menemukan kekurangan dalam program ini, yaitu kurangnya edukasi untuk anak-anak.” Kemudian, tidak ada penyediaan buku atau kegiatan edukasi yang dapat mengalihkan perhatian mereka dari penggunaan gadget selama perjalanan. Hal ini perlu diperbaiki untuk meminimalisir ketergantungan pada perangkat elektronik, ujarnya.
Kami juga mengidentifikasi bahwa tidak ada informasi atau langkah-langkah pencegahan kekerasan seksual yang disosialisasikan kepada pemudik, terutama kepada anak-anak. Pencegahan ini sangat penting untuk melindungi anak-anak selama perjalanan mudik.
Fasilitas Ramah Anak yang Tersedia
Beberapa fasilitas yang sudah diterapkan untuk memastikan kenyamanan anak-anak selama mudik antara lain:
- Transportasi Layak dan Aman: Bus yang digunakan dalam program Mudik Gratis sudah memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan, dengan sumber daya manusia (SDM) yang terlatih dan siap memberikan pelayanan maksimal.
- Koordinator dan Doorprize: Setiap bus memiliki koordinator untuk memastikan perjalanan berjalan lancar, serta doorprize yang disiapkan untuk menghibur pemudik, termasuk anak-anak.
- Kursi dan Makanan untuk Anak: Setiap anak mendapatkan kursi duduk yang nyaman serta makanan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
- Pos Istirahat: Beberapa pos istirahat disediakan di titik-titik strategis sepanjang perjalanan, untuk memastikan pemudik, terutama anak-anak, dapat beristirahat dengan nyaman.
- Bingkisan untuk Pemudik: Semua pemudik, termasuk anak-anak, menerima bingkisan sebagai bentuk perhatian dari penyelenggara.
Lebih lanjut, Ai menyampaikan apresiasi terhadap program Mudik Gratis ini. Ia berharap bahwa penyelenggaraan mudik gratis dapat lebih banyak dilakukan di masa depan, dengan peningkatan kenyamanan bagi anak-anak, seperti memastikan setiap anak mendapatkan kursi duduk yang memadai. Hal ini sangat penting, mengingat bus yang disediakan tidak mengalami over capacity, yang membantu menjaga keselamatan dan kenyamanan anak-anak.
Program Mudik Gratis ini sudah berjalan dengan baik dalam memberikan kenyamanan bagi pemudik, terutama anak-anak. Namun, untuk meningkatkan kualitas program di masa mendatang, perlu perhatian lebih pada edukasi anak dan perlindungan dari kekerasan seksual. Diharapkan, penyelenggaraan mudik gratis dapat terus diperbaiki agar lebih aman dan bermanfaat bagi seluruh pemudik, terutama anak-anak, pungkas Ai. (Ed:Kn)
Media Kontak Humas KPAI,
Email : humas@kpai.go.id
WA. 0811 1002 7727