Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) siap memberikan pendampingan pendidikan bagi Iqbal Saputra, bocah korban penculikan dan penganiayaan mantan kekasih ibunya, Dadang Supriatna.
Iqbal akan disekolahkan di home schooling. “Kemungkinan bisa begitu. Itu juga kalau dia nggak bisa sekolah di sekolah formal,” terang Sekretaris KPAI Erlinda saat dihubungi Metrotvnews.com di Jakarta, Senin (21/4/2014).
Pendampingan diberikan ketika Iqbal sudah mulai masuk sekolah. Selain itu, Erlinda menuturkan, setelah Iqbal keluar rumah sakit nanti, pihaknya juga tetap akan mengawal perkembangan kesehatan bocah berusia lima tahun itu.
“Terapi rawat jalan, psikis dan fisiknya juga masih kita lakukan,” ujar Erlinda.
Iqbal kondisinya kini telah membaik. Menurut penuturan tante Iqbal, Ira, semula Iqbal rencananya pulang Senin (21/4/2014) hari ini. Namun kepulangan tertunda karena surat rekomendasi yang belum diberikan pihak KPAI.
Berdasarkan berita Yahoo, Rabu, 23 April 2014. Keluarga Iqbal terpecah gara-gara rupiah. Prihatin sekali saya membacanya sudah sebelumnya diekploitasi dan disiksa oleh mantan kekasih ibunya. Setelah terbebas dari penyiksanya pun masih mau dimanfaatkan kondisinya oleh keluarganya yang silau karena bantuan berupa rupiah untuk Iqbal. Mohon kepada KPAI bisa mencarikan solusi untuk masalah ini. karena biar bagaimanapun disini lagi-lagi Iqbal menjadi korbannya, kasihan sekali Iqbal sudah tidak punya ayah, disiksa, ibunya pun belum sehat betul jiwanya..masih mau ditimpa kemalangan lagi dengan diekploitasi keadaannya yang kurang beruntung itu oleh pihak keluarga yang hanya mau rupiahnya saja. Bila perlu KPAI mengambil alih saja… Selengkapnya
Terima kasih KPAI, saya salut dengan kerja keras KPAI dalam menyelesaikan kasus – kasus tindak kekerasan terhadap anak. Semoga iqbal bisa menjalani kehidupan yang lebih baik lagi bisa bereksplorasi dan meraih cita2nya di masa depan. Saya amat mengutuk keras kejadian ini, orang yang tidak mempunyai hati nurani sampai hati menyiksa anak-anak yang tidak berdosa. Kenapa harus anak-anak yang selalu menjadi korban??? Saya adalah seorang ibu memiliki satu orang anak, bagaimana pun pasti sedih dan kesal bila melihat anak sakit atau di sakiti. Karena kita sudah susah payah berjuang hidup dan mati untuk melahirkan dan membesarkannya. Sungguh tega orang2 yang sampai… Selengkapnya
Terima kasih, Mba Erlinda. Terima kasih KPAI. Apresiasi dan respek setinggi-tingginya atas kerja keras KPAI mengawal Iqbal. Semoga Iqbal cepat sembuh dan kembali normal. Derita Iqbal telah menjadi derita banyak orang. Membangkitkan solidaritas sosial dan kepedulian di masyarakat.
Jika diperbolehkan, mohon kami diberi informasi bagaimana bisa ikut serta membantu perkembangan Iqbal di masa depan. Ini alamat email saya: adrisman.tahar@gmail.com. Terima kasih. Bravo, KPAI!